Showing posts with label Keajaiban Al qur'anul karim. Show all posts
Showing posts with label Keajaiban Al qur'anul karim. Show all posts

Tuesday, December 22, 2015

Mengenang Mukjizat Nabi Saw Sebelum dan Sesudah Hari Kelahirannya

Nabi Muhammad diutus ke dunia ini karena menjadi rahmat bagi semesta alam.Ini dibuktikan dengan tanda atau kelebihan beliau yg terlihat sebelum dan sesudah beliau dilahirkan ke dunia ini.

Syaikh Muhammad bin Abdurrahman dalam kitab beliau Sabu’iyyat fi Mawa’izil Bariiyat mengingatkan kembali umat islam agar senantiasa menyambut bulan kelahiran beliau dimulai dari bulan rabiu’ul awwal hingga jumadil akhir.Karena dengan perayaan tersebut kita akan mengenang kembali apa saja yg berhubungan dengan baginda saw.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2015/12/mengenang-mukjizat-nabi-saw-sebelum-dan.html


Salah satu hal yg berkaitan dengan kelahiran baginda saw pada saat kelahirannya adalah mukjizat, maka di bulan kelahiran beliau yg mulia ini kami ingin sedikit berbagi tentang mukjizat-mukzijat yg berkaitan dengan kelahiran beliau. Berikut rinciannya :

Setiap ibu hamil pasti merasa kepayahan dalam mengandung.Akan tetapi ibu nabi (Aminah) tidak mengalaminya.
Ibu hamil merasa kesakitan ketika melahirkan,tapi Ibu nabi saw tidak merasakan demikian.
Nabi lahir dalam posisi telungkup,wajahnya sujud kepada Allah seraya berkata أمتي- أمتي (ummatku-ummatku) sebanyak dua kali.
Lahir nabi dalam keadaan sudah dikhatan (sunat).

http://sunnahsunni.blogspot.com/2015/12/mengenang-mukjizat-nabi-saw-sebelum-dan.html

Ketika lahir nabi,Para setan tidak bisa naik ke langit seperti hari-hari biasanya.Kemudian mereka menemui iblis dan melapor perihal tersebut,setan berkata “wahai iblis,kami sudah naik ke langit kecuali hari ini,kami terhalang dan tidak bisa ke sana.” Iblis berkata:“kalian berkelilinglah timur dan barat,dan lihatlah apa yg terjadi di muka bumi.” lalu mereka berkeliling sehingga mendatangi Mekkah,di Mekkah mereka melihat seorang nabi yg sedang dikelilingi para malaikat dan bersinar cahayanya sampai terpancar kelangit.Lalu para setan kembali dan melapor kepada iblis perihal kejadian yg mereka lihat. Sesudah itu iblis menangis histeris sambil berkata : “aduh… kebesaran alam dan nikmat anak adam sudah keluar,itulah sebab kalian terhalangi untuk naik ke langit. ”


Halimah,seorang wanita yg menyusui nabi,tetapi satu payudaranya tidak mengeluarkan susu,tatkala beliau memasukkan payudaranya tersebut (yg tidak mengeluarkan susu) ke dalam mulut nabi saw,maka mengalirlah susu dari payudara tersebut .
Pada saat nabi lahir, maka sudut-sudut ka’bah bersuara :

Suara Sudut pertama berbunyi : ُقُل�' جَاءَ ا�'لحَّقُ وَمَا يَب�'دِئُ ا�'لبَاطُِل وَمَا يُعِي�'د
Suara Sudut kedua berbunyi : لَقَد�' جَاءَكُم�' رَسُولٌ مِن�' أَن�'فُسِكُم�' عَزِيزٌ عَلَي�'هِ مَاعَنِتُّم�' حَرِيصٌ عَلَي�'كُم�' بِال�'مُؤ�'مِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Suara sudut ketiga berbunyi : ٍقَد�' جَاءَكُم�' مِنَ اللهِ نُو�'رٌ هُوَ النَّبِي�' وَكِتَابُ قُر�'آنٍ مُبَي�'ن
Suara sudut ke empat berbunyi : يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَر�'سَل�'نَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا
Lihat Juga:Keajaiban Air zam-zam dan keistimewaannya

Ada satu riwayat yg menceritakan bahwa Abdul Muthallib berada dalam ka’bah saat itu, beliau berkata : “saya dalam ka’bah saat itu,dalam ka’bah banyak berhala lalu berhala-hala itu jatuh dari tempatnya dan roboh dalam posisi sujud kepada Allah dan saya mendengar dinding ka’bah yg bersuara :

ولذالنبي المختار الذي يهلك بيده الكفار ويطهرني من هذه الآصنام ويأمر بعبادة الملك العلام

Demikianlah beberapa mukjizat yg ada pada baginda saw se-saat dan sesudah beliau dilahirkan.Sungguh beliau adalah anugrah bagi sekalian alam,karenanya lah kita ada di dunia ini.Dengan segala kelebihannya,masih adakah keraguan dalam jiwa dan raga yg hina ini dalam mengagungkan beliau saw,dengan memperingati hari lahirnya? Wallahua’lam.

Monday, December 21, 2015

Inilah Beberapa Alasan Kenapa Dinamakan Masjidil Haram

Mengapa Dinamakan Masjidil Haram?
Masjidil Haram adalah sebuah masjid di kota Mekkah, yg dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam.Masjid ini bisa ialah tujuan utama dalam ibadah haji.Masjid ini dibangun mengelilingi Ka’bah,yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah Shalat. Masjid ini bisa merupakan Masjid terbesar di dunia.
Berkaitan dengan Masjidil Haram,tahukah Anda mengapa masjid ini dinamakan Masjidil Haram?
 
Masjidil Haram dalam bahasa Arab : المسجد الحرام artinya masjid yg memiliki tanah haram. Kenapa dinamakan tanah haram,para ulama mengatakan karena di dalam tanah itu berlaku berbagai ketentuan mengharamkan melakukan berbagai hal,seperti berburu,mengangkat senjata,mematahkan tumbuhan dan seterusnya,termasuk juga haram untuk dimasuki oleh kafir.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2015/12/inilah-beberapa-alasan-kenapa-dinamakan.html

 
Berikut penjabaran alasan disebut tanah haram :
 
1. Haram Dimasuki Orang Kafir
Dasar larangan bagi orang non muslim untuk memasuki wilayah al-haram di Makkah Al-Mukarramah adalah sebuah firman Allah SWT di dalam surat At-Taubah.
“Hai orang-orang yg beriman,sesungguhnya orang-orang yg musyrik itu najis,maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini, ” (QS. At-Taubah : 28)
Kenajisan orang musyrik ini memang bukan najis ‘aini,sehingga jasad orang musyrik pada dasarnya tetap suci,bahkan bekas minum mereka pun tidak najis.Namun kenajisan mereka adalah najis secara maknawi.
 
2. Batas Tanah Haram
Sedangkan batas tanah haram yg berlaku semua ketentuan tentang tanah haram itu adalah batas miqat makani sebagaimana yg berlaku buat jamaah haji.Maka para batas-batas miqat itulah seorang non muslim sudah tidak boleh lagi masuk ke dalamnya.
Di sebelah timur ada Dzatu ‘Irqin, yaitu batas orang yg masuk dari arah negeri Iraq. Bergeser ke Selatan masih di timur ada Qarnul Manazil.Paling selatan,yaitu dari arah negeri Yaman,ada Yalamlam.Sedangkan dari arah utara,beberapa kilometer dari Kota Madinah, ada Bi’ru Ali,atau disebut juga dengan Dzil Hilaifah.Di sebelah Barat ada Juhfah atau disebut juga Rabigh Maka kota Makkah seluruhnya tentu saja termasuk wilayah tanah haram. Artinya, orang kafir tidak boleh masuk wilayah ini.
 
3. Ketentuan Terkait dengan Wilayah Al-Haram
Selain tidak boleh dimasuki oleh non muslim, tanah Al-Haram di Makkah juga memiliki ketentuan-ketentuan lainnya, antara lain :
 
1. Shalat di wilayah Al-Haram Makkah akan dibalas dengan pahala yg berlipat ganda, yaitu 100. 000 kali. Hal tersebut sebagaimana yg ditetapkan oleh Baginda Rasulullah SAW :
Dari Jabir radhiallahu’anhu sesunggunya Rasulullah sallallahu ’alaihi wa sallam bersabda : “Shalat di masjidku, lebih utama seribu kali (dibandingkan) shalat di selainnya kecuali Masjidil haram. Dan shalat di Masjidilharam lebih utama seratus ribu (dibandingkan) shalat di selainnya. “ (HR. Ahmad dan Ibnu Majah, no. 1406. Hadits dishahihkan oleh Al-Mundziri dan Al-Bushoiry. Al-Albany berkata : “Sanadnya shahih sesuai persyaratan Bukhori dan Muslim, Irwaul Ghalil, 4/146).
 
2. Tidak ada larangan untuk melakukan shalat kapan pun, bahkan termasuk pada waktu-waktu yg sebenarnya haram untuk melakukan shalat. Seperti pada saat matahari terbit, terbenam atau pas di atas kepala. Nabi Muhammad SAW telah bersabda :
Dari Jubair bin Muth’im bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Wahai Bani Abdi Manaf 1, janganlah kalian melarang seoranpun yg akan thawaf (mengelilingi tujuh kali) sekitar Ka’bah, dan seorang yg akan menunaikan shalat pada waktu malam atau siang, ” (HR Abu Daud dan Nasa’i, dan Tirmidzi dan Ibnu Majah dan di shahihkan al-Albani).
 
3. Haram Membawa Senjata
Di tanah Haram Makkah, haram hukumnya membawa senjata. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu, ia berkata : saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Tidak diperbolehkan bagi kalian membawa senjata 2 di Makkah, ” (HR Muslim).
 
4. Haram Menumpahkan Darah (Pembunuhan) dan Mematahkan Tumbuhan
“…. maka sejak itu (negeri Makkah) haram dengan keharaman Allah hingga hari kiamat, duri-durinya tidak boleh dipatahkan, binatang buruannya tidak boleh di usir (diganggu), barang yg jatuh di Makkah tidak boleh diambil, kecuali untuk mencari (pemiliknya), tumbuh-tumbuhannya tidak boleh ditebang….., ” (HR Bukhari dan Muslim)
 
Seluruh umat islam diperintah untuk memalingkan wajahnya dan hatinya kearah masjidil haram dimanapun berada, hal tersebut di perkuat dengan surah al-Baqarah ayat 149 dan 150. Perintah ini hampir sama derajatnya dengan perintah Allah yg lain seperti hal melakukan sholat, zakat, puasa, haji sebagai wujud hati yg terikat dan ingat kepada Allah dalam segala hal duniawi ini.
 
Sebagaimana dalam firman Allah SWT berikut ini :

“Dan dari mana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yg hak dari Tuhanmu. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yg kamu kerjakan, ” (QS. al-Baqarah : 149)
“Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yg zalim diantara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). Dan agar Ku-sempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk, ” (QS. al-Baqarah : 150) 3
 
Keterangan :
1 Rasulullah mengkhususkan sabdanya ini kepada Bani Abdi Manaf karena beliau mengetahui bahwa pemerintahan dan kekuasaan di Makkah kembali pada mereka, karena mereka adalah pemimpin-pemimpin Makkah, dan urusan-urusan dalam haji (menjamu jamaah haji dengan memberikan minum, makanan, pengamanan) mereka yg melakukannya. (Kitab Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jami Tirmidzi, cetakan Daarul Fikr th 1995 M – 1415 H, hal 531 juz 3, pen).
2 Larangan ini jika tidak ada hajat kebutuhan membawa senjata, jika ada hajatnya maka diperbolehkan. (Syarh Shahih Muslim Imam Nawawi, hal 130-131, juz 9 jilid ke 5 cetakan Daarul fikr, pen).
3 Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa turunnya ayat ini (S. 2 : 150) sehubungan dengan peristiwa berikut : Ketika Nabi SAW memindahkan arah qiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah, kaum Musyrikin Mekkah berkata : “Muhammad dibingungkan oleh agamanya. Ia memindahkan arah qiblatnya ke arah qiblat kita. Ia mengetahui bahwa jalan kita lebih benar ketimbang jalannya. Dan ia sudah hamir masuk agama kita. ” (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yg bersumber dari as-Suddi melalui sanad-sanadnya.)

Sunday, March 1, 2015

Semut Bisa Bicara menurut Penelitian Ilmuan dan Al qur'an telah duluan memberi tahu kita

 Semut Bisa Bicara Ilmuan Membuktikan


Bismillah..ketemu lagi dengan saya Wandye pemilik blog ini salam sejahtra untuk pembaca semuanya,
Nabi Sulaiman Alaihisalam yaitu seorang nabi dan rasul Allah yang diberikan mukjizat oleh Allah subhanahu wata'ala, Beliau dapat mengerti berbagai bahasa binatang. Nabi Sulaiman A.S adalah anak dari Nabi Daud A.S, dalam Alquran namanya disebutkan sebanyak 27 kali.
Beliau diangkat menjadi raja di kerajaan bani Israil setelah ayahnya wafat, tak hanya menjadi raja bani Israil, Allah memberikannya kemampuan untuk menjadi raja untuk bangsa jin dan binatang. Oleh karenanya, Nabi Sulaiman dapat mengerti berbagai macam bahasa binatang termasuk semut.
Dalam sebuah kisah di dalam Alquran, dikisahkan bahwa pada saat itu Nabi Sulaiman dan bala tentaranya sedang melintasi sebuah jalan yang di jalan itu terdapat gerombolan semut. Dalam ayat tersebut Allah menyebutkan bahwa semut-semut tersebut dapat berbicara satu sama lain.

Semut Bisa Bicara
“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”;” [QS. An-Naml ayat 18]
Sebagai umat Islam, kita percaya bahwa apa yang tertera di dalam Alquran tidak ada yang sia-sia. Namun, bagi orang-orang yang tidak mempercayai Alquran, pastilah ayat diatas hanya dianggap sebagai bualan belaka.

Tapi, fakta kebenaran Alquran kembali terungkap melalui sebuah penelitian ilmiah. Science Magazine yang terbit pada 6 Februari 2009 menuliskan sebuah hasil penelitian ilmiah terbaru yang menyatakan semut dapat berbicara.
Dalam penemuan tersebut mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi audio yang canggih telah memungkinkan para ilmuwan untuk meneliti dan menemukan kesimpulan bahwa semut-semut secara rutin berbicara antara satu dengan yang lainnya.
Semut Sebagian besar memiliki semacam papan alami dan plectrum yang terdapat dalam perut mereka yang dapat mengeluarkan suara sebagai media untuk berkomunikasi dengan sesamanya.
Menggunakan microfon dan speaker mini yang canggih yang dapat dimasukkan kedalam sarang semut, peneliti menemukan bahwa ratu semut dapat mengeluarkan instruksi kepada para pekerja mereka. 

Para peneliti heran, yang berhasil membuat rekaman pertama dari semut ratu “berbicara”, juga menemukan bahwa serangga lain pun meniru hal yang persis sama. Kupu-kupu besar Rebel ialah salah satu dari sekitar 10.000 makhluk yang memiliki hubungan parasit dengan semut dan sekarang ditemukan telah belajar untuk meniru suara dengan menggunakan sinyal kimia.
Larva Kupu-kupu dibawa oleh semut ke sarang di mana mereka diberi makan oleh pekerja. Ketika koloni terganggu semut akan menyelamatkan larva. Bahkan jika mereka kekurangan makanan, semut akan mengorbankan diri mereka sendiri sebagai bahan makanan pengganti.
Hasil penelitian beberapa dekade yang lalu telah menunjukkan bahwa semut mampu membuat panggilan menggunakan alarm berbunyi, tetapi baru-baru ini hasil riset telah menunjukkan bahwa kosa kata mereka mungkin jauh lebih besar dan mereka juga dapat “berbicara” satu sama lain.
Profesor Jeremy Thomas, dari University Oxford, mengatakan kemajuan teknologi telah memungkinkan penemuan baru, hal itu karena komunikasi semut bisa direkam secara subjektif.
Para peneliti melakukan penelitian dengan cara memasukkan speaker mini yang berisi rekaman suara ratu semut ke dalam sarang semut kemudian memutarnya. Hal ini ternyata mampu menarik perhatian para semut dan membuat mereka bersiaga.
“Ketika kami memutar suara ratu yang mereka lakukan kemudian adalah bersiap siaga. Mereka akan bergerak berdiri sambil mengulurkan antena mereka ke depan dan rahang (capit) mereka terbuka selama berjam-jam. Siapa saja makhluk asing yang berada di dekat mereka, mereka akan serang,” katanya.
Dia menggambarkan bagaimana semut akan melakukan gerakan menekan antena mereka ke arah speaker seperti mereka menyambut yang lain dalam sarang semut.
“Kita pasti pernah lihat semut bersalaman ketika mereka bertemu. Seperti itu juga mereka melakukannya.” lanjutnya.
Profesor Thomas masih belum mengetahui dengan pasti tentang berapa jumlah semut yang mengandalkan suara untuk bahasa mereka, namun ia menduga penelitian lebih lanjut akan mengungkapkan kosakata yang lebih luas daripada yang terlihat sebelumnya.
Sedangkan menurut buku “Encyclopedia of Entomology” karangan John L. Capinera halaman 92, dikatakan setidaknya ada 4 jenis senyawa kimia yang dikeluarkan semut dalam berkomunikasi, dengan mengambil contoh semut African Weaver:
Hexanal: Zat ini menarik perhatian dan membangunkan ketertarikan mereka.Hexanol: Semut-semut menjadi siaga dan berlarian ke segala arah dalam rangka mencari sumber masalah.Undecanone: Saat dipancarkan, ini menarik semut ke sumber bahaya, dan membuat mereka menggigit semua objek asing pada daerah semut.Butyloctenal: Meningkatkan agresi dan kesiapan mereka untuk mengorbankan diri.
Dalam surat An-Naml ayat 18 di atas, kira-kira seperti inilah percakapan para semut tersebut:
1. “Hai para semut”: dalam tahap ini, Hexanal di keluarkan, memasuki fasa alerting dimana semut tersebut meminta perhatian semut yang lain.
2. “kembalilah ke sarangmu” : dalam tahap ini, Hexanal lebih intense dikeluarkan, menyebabkan apa yang dikatakan oleh John L. Capinera di atas, semut-semut berlari dengan cepat dan acak, serta mengubah arah.
3. “agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya” : dalam tahap ini, Hexanol di keluarkan, mengakibatkan fasa attraction dan stopping dimulai, di mana perhatian para semut di arahkan kepada source atau sumber bahaya, dalam hal ini adalah Sulaiman dan tentaranya.
4. “sedangkan mereka tidak menyadari” : dalam tahap ini, semut-semut itu di perintahkan untuk holding, bukan bitting. Undercanone dan Butyloctenal dalam kadar tertentu bersama-sama menentukan jenis pertahanan apa yang harus mereka buat untuk mempertahankan diri dan sarang mereka. Dalam hal ini yang diperintahkan adalah “hold” atau tunggu. “Jangan serang, karena mereka tidak menyadari. Mereka tidak sengaja akan menginjak kita dan menyerang kita”.

Semut Bisa Bicara

Inilah keajaiban Alquran yang telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah, semoga dengan demikian kita bisa menjadi lebih yakin akan kebenaran Alquran dan bertambah iman kita,dan diakhirat kelak masuk syurga,Aamiin..Wallahu'alam bisshawab

Friday, January 30, 2015

Manusia Dalam Perspektif Al-Quran & Hadits






 Asal Usul Manusia Dalam Al-Quran & Hadits





Bismillah,segela puji bagi Allah yang telah menciptakan tujuh petala langit dan tujuh petala bumi beserta isi keduanya,salawat salam kepada rasulullah nabi kita muhammad sallallahu'alaihi wasallam,kita bahas
Asal-usul adanya manusia menurut al-Quran ialah karena sepasang manusia pertama yaitu Adam dan Hawa. Pada mulanya, dua insan ini hidup di surga. Syetan membuat ragu-ragu dalam hati manusia,Namun, karena melanggar perintah Allah maka mereka diturunkan ke bumi. Setelah diturunkan ke bumi, sepasang manusia ini kemudian beranak-pinak, menjaga dan menjadi wakil-Nya di dunia baru itu. Tugas yang amat berat untuk menjadi penjaga bumi. Satu nilai lebih pada diri manusia, yaitu dianugerahi pengetahuan.
 

Manusia dengan segala kelebihannya kemudian ditetapkan menjadi khalifah dibumi ini. Dengan segala pengetahuan yang diberikan Allah manusia memperoleh kedudukannya yang paling tinggi dibandingkan dengan makhluk lainnya. Ini menunjukkan bahwa manusia memiliki keistimewaan dibanding makhluk Allah yang lainnya, bahkan Malaikat sekalipun. Menjadi menarik dari sini jika legitimasi kesempurnaan ini diterapkan pada model manusia saat ini, atau manusia-manusia pada umumnya selain mereka para Nabi dan orang-orang maksum.
 

Sejak awal Allah menghendaki manusia untuk menjadi hamba-Nya yang paling baik, tetapi karena sifat dasar alamiahnya, manusia mengabaikan itu. Ini memperlihatkan bahwa pada diri manusia itu terdapat potensi-potensi baik, namun karena potensi itu tidak didaya gunakan maka manusia terjerebab dalam lembah kenistaan, bahkan terkadang jatuh pada tingkatan di bawah hewan.
Dalam makalah ini, disatu sisi konsep evolusi menawarkan satu gagasan bahwa manusia adalah wujud sempurna dari evolusi makhluk di bumi ini. Sedangkan konsep yang kedua mengatakan bahwa manusia adalah keturunan Adam dan Hawa.
 

Manusia Dalam Perspektif Al-Quran & Hadits
Dalam makalah ini benar-salah kedua konsep itu tidak dibahas secara intens. Tulisan ini akan lebih menakankan konsep manusia dalam al-Quran, dan sedikit memberi ruang penjelasan untuk konsep manusia melalui teori evolusi, sekedar analisa perbandingan saja.Baca juga:Mengapa dajjal Disebut Al masih




PROSES KEJADIAN MANUSIA MENURUT AL-QURAN & HADITS

 

Allah SWT telah menceritakan proses penciptaan manusia di dalam Al-Qur'an secara terperinci, Allah berfirman dalam surat Al-Mu'minun ayat 12-14 :
 

Artinya : “ Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.”
 

Sementara itu dalam sebuah potongan Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim juga dijelaskan :
“Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud radiallahuanhu beliau berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan : Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi setetes darah selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging selama empat puluh hari. Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara : menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya......” (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Tahapan-tahapan atau tingkatan penciptaan Manusia :
Nutfah : Yaitu tingkat pertama bermula selepas persenyawaan atau minggu pertama. Nutfah bermula setelah terjadinya percampuran air mani. Menurut Ibn Jurair al-Tabari, asal perkataan nutfah ialah “nutf” artinya air yang sedikit yang terdapat di dalam sesuatu tabung dan sebagainya. Dan dari nutfah inilah Allah menciptakan anggota-anggota yang berlainan , tingkahlaku yang berbeda serta menjadikan lelaki dan perempuan. Dari nutfah lelaki akan terbentunya saraf dan tulang, dan dari nutfah perempuan akan terbentuknya darah dan daging.
Alaqah : Tingkat pembentukan alaqah ialah pada hujung minggu pertama / hari ketujuh . Pada hari yang ketujuh telur yang sudah disenyawakan itu akan tertanam di dinding rahim. Kebanyakan ahli tafsir menafsirkan alaqah dengan makna segumpal darah. Ini mungkin dibuat berasaskan pandangan mata kasar. Alaqah sebenarnya suatu benda yang amat seni yang diliputi oleh darah. Tingkat alaqah adalah pada minggu pertama hingga minggu ketiga didalam rahim.
Mudghah : Pembentukan mudghah dikatakan terjadi pada minggu keempat. Ditingkat ini sudah terjadi pembentukan otak, saraf tunjang, telinga dan anggota-anggota yang lain. Selain itu sistem pernafasan bayi sudah terbentuk.Vilus yang tertanam di dalam otot-otot ibu kini mempunyai saluran darahnya sendiri. Jantung bayi mulai berdengup. Untuk perkembangan seterusnya, darah mulai mengalir dengan lebih banyak untuk membentuk oksigen dan pemakanan yang secukupnya. Menjelang tujuh minggu sistem pernafasan bayi mulai berfungsi sendiri.
Izam Dan Lahm : Pada tingkat ini yaitu minggu kelima, keenam dan ketujuh ialah tingkat pembentukan tulang yang mendahului pembentukan oto-otot. Apabila tulang belulang telah dibentuk, otot-otot akan membungkus rangka tersebut. Kemudian pada minggu ketujuh terbentuk pula satu sistem yang kompleks. Pada tahap ini perut dan usus , seluruh saraf, otak dan tulang belakang mulai terbentuk. Serentak dengan itu sistem pernafasan dan saluran pernafasan dari mulut ke hidung dan juga ke pau-paru mulai kelihatan. Begitu juga dengan organ pembiakan, kalenjar, hati, buah pinggang, pundi air kencing dan lain-lain terbentuk dengan lebih sempurna lagi. Kaki dan tangan juga mulai tumbuh. Begitu juga mata, telinga dan mulut semakin sempurna. Pada minggu kelapan semuanya telah sempurna dan lengkap.
Nasy'ah Khalqan Akhar : Pada tingkat ini yaitu menjelang minggu kelapan , beberapa perubahan telah. Perubahan pada tahap ini bukan lagi embrio tetapi sudah masuk ke janin. Pada bulan ketiga, semua tulang janin telah terbentuk dengan sempurna kukunya pun mulai tumbuh. Walaupun perubahan telah terjadi tetapi perubahannya hanya pada ukuran bayi saja.
Nafkhur-ruh : Yaitu tingkat peniupan roh. Para ulama Islam menyatakan roh ditiupkan ke dalam jasad yang sedang berkembang? Mereka sepakat mengatakan peniupan roh terjadi selepas empat puluh hari dan selepas terbentuknya organ-organ tubuh termasuklah organ seks. Nilai kehidupan telah pun terjadi sejak di alam rahim. Ketika di alam rahim perkembangan mereka bukanlah proses perkembangan fisikal semata-mata tetapi telah mempunyai hubungan dengan Allah melalui ikatan kesaksian sebagaimana yang disebutkan oleh Allah di dalam al-Quran surah al-A'raf : 172.

KONSEP MANUSIA DALAM AL-QUR’AN DAN TEORI EVOLUSI DARWIN

 

Sedikit disinggung di atas, bahwa adanya manusia menurut al-Qur’an adalah karena sepasang manusia pertama yaitu Adam dan Hawa. Disebutkan bahwa, dua insan ini pada awalnya hidup di Surga. Namun, karena melanggar perintah Allah maka mereka diturunkan ke bumi. Setelah diturunkan ke bumi, sepasang manusia ini kemudian beranak-pinak, menjaga dan menjadi wakil-Nya di dunia baru itu.
 

Manusia ialah makhluk paling sempurna yang diciptakan Allah SWT. Dengan segala pengetahuan yang diberikan Allah manusia memperoleh kedudukannya yang paling tinggi dibandingkan dengan makhluk lainnya. Ini menunjukkan bahwa manusia memiliki keistimewaan dibanding makhluk Allah yang lainnya, bahkan Malaikat sekalipun.
 

Menjadi menarik dari sini jika legitimasi kesempurnaan ini diterapkan pada model manusia saat ini, atau manusia-manusia pada umumnya selain mereka para Nabi dan orang-orang maksum. Para nabi dan orang-orang maksum menjadi pengecualian karena sudah jelas dalam diri mereka terdapat kesempurnaan diri, dan kebaikan diri selalu menyertai mereka. Lalu, kenapa pembahasan ini menjadi menarik ketika ditarik dalam bahasan manusia pada umumnya. Pertama, manusia umumnya nampak lebih sering melanggar perintah Allah dan senang sekali melakukan dosa. Kedua, jika demikian maka manusia semacam ini jauh di bawah standar Malaikat yang selalu beribadah dan menjalankan perintah Allah SWT, padahal dijelaskan dalam al-Qur’an Malaikatpun sujud pada manusia. Kemudian, ketiga, bagaimanakah mempertanggungjawabkan firman Allah di atas, yang menyebutkan bahwa manusia adalah sebaik-baiknya makhluk Allah.Baca juga:Kehidupan manusia sesudah mati dalam islam
 

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan, telah muncul sebuah teori asal-usul manusia yang diberi nama teori evolusi yang dikeluarkan oleh Charles Darwin. Bila dilihat secara kasar, dua konsep yang menjelaskan asal-usul manusia yaitu konsep Al-Quran dan Teori Darwin akan saling bertolak belakang bahkan cenderung saling mempersoalkan. Jika Darwin mengatakan bahwa manusia itu ada karena evolusi makhluk hidup lainnya yang lebih rendah. Maka al-Qur’an dengan jelas menyatakan bahwa manusia adalah keturunan Adam dan Hawa yang diusir dari surga.
Tentu ini menjadi perdebatan menarik hingga saat ini. Sebagian mengatakan bahwa Darwin yang benar, dan sebagian yang lain mengatakan bahwa al-Qur’an-lah yang benar, karena ini titah Tuhan, Tuhan Maha Besar dan Maha Kuasa, sehingga apa saja bisa dilakukan-Nya, tak terkecuali menciptakan Adam dari tanah liat dan Siti Hawa dari tulang rusuk kiri Adam. Yang mempertahankan teori evolusi pun balik menyerang, “ jika Adam manusia pertama, kenapa kami menemukan makhluk yang mirip manusia hidup kira-kira jauh sebelum adanya Adam?
Padahal telah jelas sekali bahwa teori evolusi gagal total ketika dibenturkan dengan kenyataan bahwa saat inipun makhluk-makhluk purba (semisal komodo, buaya, kura-kura) masih berkeliaran di muka bumi, bukankah jika merujuk pada teori evolusi makhluk-makhluk ini harusnya sudah punah?.

KARAKTERISTIK MANUSIA

 

Alam semesta dan seisinya adalah ciptaan Allah SWT. Allah menciptakannya dengan berpasang-pasangan, ada siang dan malam, tinggi dan rendah, gemuk dan kurus, dan sebagainya. Allah memberikan banyak sekali kenikmatan bagi manusia, mulai dari menumbuhkan rambut, mata bisa berkedip, mulut berbicara, anggota tubuh bisa bergerak, hidung menghadap ke bawah sehingga ketika hujan air tidak masuk. Dan Allah SWT menyempurnakan manusia dengan memberikanya akal. Meskipun demikian banyak sekali manusia yang durhaka pada Allah.
Jiwa manusia diberi dua jalan yaitu takwa dan kesesatan. Jalan yang benar adalah jalan takwa sedangkan jalan yang salah adalah jalan fujur. Manusia yang bertakwa adalah manusia yang senantiasa membersihkan dirinya. Jiwa yang bersih akan memunculkan sifat seperti syukur, sabar, penyantun, penyayang, bijaksana, suka bertaubat, lemah lembut, jujur, dan dapat dipercaya, hingga akhirnya akan memperoleh keberhasilan. Allah memberikan dua pilihan kepada manusia. Manusia dengan potensi yang dimilikinya sangat mampu untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Oleh karena itu, balasan yang diberikan Allah sangat tergantung kepada pilihan apa yang diambil manusia. Apabila fujur yang diambil maka nerakalah balasannya, sedangkan pilihan ketakwaan maka surga tempatnya. Balasan ini merupakan keadilan Allah kepada manusia. Mereka yang mengambil jalan ketakwaan akan mendapatkan sifat-sifat terpuji. Sifat terpuji yang diamalkan oleh orang yang bertakwa akan membawa kehidupannya baik dan diterima oleh masyarakatnya.
Sedangkan manusia yang menjalani hidupnya dengan jalan yang salah akan mengotori jiwanya. Mereka yang memperturutkan syahwatnya cenderung bersifat tergesa-gesa, berkeluh kesah, gelisah, enggan berbuat, bakhil, kufur, susah payah, senang berdebat, membantah, zalim, jahil, merugi dan akhirnya mereka akan merasakan kegagalan. Sifat tidak terpuji merupakan hasil dari pilihan jalan kesesatan yang diambil manusia, sehingga mereka tidak disenangi oleh masyarakatnya dan tidak memperoleh kehidupan yang berbahagia.


KESIMPULAN

 

Proses kejadian manusia di dalam Al-Quran dijelaskan terjadi dalam enam tahapan, dari tahapan pertama yaitu bertemunya air mani dengan ovum yang kemudian bercampur menjadi satu hingga tahapan yang terakhir yaitu menjadi manusia dengan bentuk yang sangat sempurna dengan karunia akal yang berfungsi untuk berpikir seperti layaknya manusia yang ada dimuka bumi ini.
Dalam perkembangan ilmu pengetahuaan telah terciptanya suatu teori tentang asal muasal dari mana manusia itu sebenarnya berasal yaitu teori evolusi. Teori evolusi ini berbanding terbalik dengan apa yang ada didalam Al-Quran, didalam Al-Quran dijelaskan bahwa manusia berasal dari sepasang manusia pertama yang diciptakan oleh Allah yaitu Adam dan Hawa, sementara didalam teori evolusi dijelaskan bahwa manusia berasal dari makhluk purba yang berevolusi menjadi manusia.
Manusia adalah makhluk dengan segala potensialitasnya. Mereka dapat memiliki kehendak untuk mendayagunakan potensialitas itu dan kemudian menyempurnakan diri menjadi hamba Tuhan yang sebenarnya. Atau mengabaikan potensialitas itu dengan menuruti hawa nafsu dalam dirinya.


Referensi :
Muthahari, Murthada. 2002. Manusia dan Alam Semesta, terjemahan Ilyas Hasan. Jakarta: Lentera.
http://www.shvoong.com




Thursday, January 29, 2015

Hikmah Didahulukan Pendengaran daripada Penglihatan Di Dalam Al-Qur'an

Renungan Untuk Kita semua

Renungan malam ini Mengenai hikmah pendengaran dan penglihatan,bacalah sampai habis pasti senang dan bertambah ilmu yang psti juga bertambah iman,dengan kita buktikan sendiri dalam kehidupan sehari-hari kita dalam menjalani hidup dari tidak ada menjadi ada,dan pada akhirnya akan kembali kepadaNYa,,buktikan sendiri kebenaran al qur'an dan hadist dalam kehidupan masing-masing,
Manusia ketika hilang matanya, maka hilanglah segalanya, hidup dalam kegelapan sepanjang waktu, tidak bisa melihat apa-apa... Akan tetapi kalau manusia kehilangan pendengarannya, maka dia masih bisa melihat. Pada saat itu, musibah yang ia derita lebih ringan daripada ia kehilangan mata.
Akan tetapi Allah ta'alaa ketika menyebutkan kata "pendengaran" dalam Al-Qur'an selalu didahulukan daripada penglihatan. Sungguh, ini merupakan satu mu'jizat Al-Qur'an yang mulia. Allah telah mengutamakan dan mendahulukan pendengaran daripada penglihatan. Sebab, pendengaran adalah organ manusia yang pertama kali bekerja ketika di dunia, juga merupakan organ yang pertama kali siap bekerja pada saat akhirat terjadi. Maka pendengaran tidak pernah tidur sama sekali.
 

mah Didahulukan Pendengaran daripada Penglihatan Di Dalam Al-Qur'an
Sesunguhnya pendengaran ialah organ tubuh manusia yang pertama kali bekerja ketika seorang manusia lahir di dunia. Maka, seorang bayi ketika saat pertama kali lahir, ia bisa mendengar, berbeda dengan kedua mata. Maka, seolah Allah ta'alaa ingin mengatakan kepada kita, "Sesungguhnya pendengaran adalah organ yang pertama kali mempengaruhi organ lain bekerja, maka apabila engkau datang disamping bayi tersebut beberapa saat lalu terdengar bunyi kemudian, maka ia kaget dan menangis.maka kita azan kepada bayi yang baru lahir,karena azan adalah panggilan untuk shalat, Akan tetapi jika engkau dekatkan kedua tanganmu ke depan mata bayi yang baru lahir, maka bayi itu tidak bergerak sama sekali (tidak merespon), tidak merasa ada bahaya yang mengancam. Ini yang pertama.
 


Kemudian, apabila manusia tidur, maka semua organ tubuhnya istirahat, kecuali pendengarannya. Jika engkau ingin bangun dari tidurmu, dan engkau letakkan tanganmu di dekat matamu, maka mata tersebut tidak akan merasakannya. Akan tetapi jika ada suara berisik di dekat telingamu, maka anda akan terbangun seketika. Ini yang kedua.
Adapun yang ketiga, telinga adalah penghubung antara manusia dengan dunia luar. Allah ta'alaa ketika ingin menjadikan ashhabul kahfi tidur selama 309 tahun, Allah berfirman:
فضربنا على آذانهم في الكهف سنين عددا (الكهف: 11)
Maka Kami tutup telinga-telinga mereka selama bertahun-tahun (selama 309 tahun, lihat pada ayat 25 berikutnya -pent) (Q.S. Al-Kahfi: 11)
Dari sini, ketika telinga tutup sehingga tidak bisa mendengar, maka orang akan tertidur selama beratus-ratus tahun tanpa ada gangguan. Hal ini karena gerakan-gerakan manusia pada siang hari menghalangi manusia dari tidur pulas, dan tenangnya manusia (tanpa ada aktivitas) pada malam hari menyebabkan bisa tidur pulas, dan telinga tetap tidak tidur dan tidak lalai sedikitpun.
Dan di sini ada satu hal yang perlu kami garis bawahi, yaitu sesungguhnya Allah berfirman dalam surat Fushshilat:
وما كنتم تستترون أن يشهد عليكم سمعكم ولا أبصاركم ولا جلودكم، ولكن ظننتم أن الله لا يعلمو كثيرا مما تعملون (فصلت: 22)
Dan kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian yang dilakukan oleh pendengaranmu, mata-mata kalian, dan kulit-kulit kalian terhadap kalian sendiri, bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kalian kerjakan. (Q.S. Fushshilat: 22)
Kenapa kalimat "pendengaran" dalam ayat tersebut berbentuk tunggal (mufrad) dan kalimat "penglihatan" dan "kulit" dalam bentuk jamak ? Padahal, bisa saja Allah mengatakannya : Pendengaran-pendengaran kalian, penglihatan-penglihatan kalian, dan kulit-kulit kalian.Allahuakbar,,
 


Dan memang konteks ayatnya adalah pendengaran dan penglihatan (bentuk tunggal) atau pendengaran-pendengaran dan penglihatan-penglihatan (bentuk jamak). Akan tetapi Allah ta'alaa dalam ayat di atas -yang demikian rinci dan jelas- ingin mengungkapkan kepada kita tentang keterperincian Al-Qur'an yang mulia.

 Maka mata adalah indera yang bisa diatur sekehendak manusia, saya bisa melihat dan bisa tidak melihat, saya bisa memejamkan mata bila saya tidak ingin melihat sesuatu, memalingkan wajahku ke arah lain, atau pun mengalihkan pandanganku ke yang lain yang ingin saya lihat. Akan tetapi telinga tidak memiliki kemampuan itu, ingin mendengar atau tidak ingin mendengar, maka anda tetap mendengarnya. Misalnya, anda dalam sebuah ruangan yang di sana ada 10 orang yang saling berbicara, maka anda akan mendengar semua suara mereka, baik anda ingin mendengarnya atau tidak; anda bisa memalingkan pandangan anda, maka anda akan melihat siapa saja yang ingin anda lihat dan anda tidak bisa melihat orang yang tidak ingin anda lihat. Akan tetapi, anda tidak mampu mendengarkan apa yang ingin anda dengar perkataannya dan tidak juga mampu untuk tidak mendengar orang yang tidak ingin anda dengar. Paling-paling anda hanya bisa seolah-olah tidak tahu atau seolah-olah tidak mendengar suara yang tidak ingin anda dengar, akan tetapi pada hakikatnya semua suara tersebut sampai ke telinga anda, mau atau pun tidak.
 


Jadi, mata memiliki kemampuan untuk memilih; anda bisa melihat yang itu atau memalingkan pandangan mata dari hal itu, saya pun demikian, dan orang lain pun demikian, sedangkan pendengaran; setiap kita mendengar apa saja yang berbunyi, diinginkan atau pun tidak. Dari hal ini, maka setiap mata berbeda-beda pada yang dilihatnya, akan tetapi pendengaran mendengar hal yang sama. Setiap kita memiliki mata, ia melihat apa saja yang ia mau lihat; akan tetapi kita tidak mampu memilih hal yang mau kita dengarkan, kita mendengarkan apa saja yang berbunyi, suka atau tidak suka, sehingga pantas Allah ta'alaa menyebutkan kalimat "pandangan" dalam bentuk jamak, dan kalimat "pendengaran" dalam bentuk tunggal, meskipun kalimat pendengaran didahulukan daripada kalimat penglihatan. Maka pendengaran tidak pernah tidur atau pun istirahat. Dan organ tubuh yang tidak pernah tidur maka lebih tinggi (didahulukan) daripada makhluk atau organ yang bisa tidur atau istirahat. Maka telinga tidak tidur selama-lamanya sejak awal kelahirannya, ia bisa berfungsi sejak detik pertama lahirnya kehidupan yang pada saat organ-organ lainnya baru bisa berfungsi setelah beberapa saat atau beberapa hari, bahkan sebagian setelah beberapa tahun kemudian, atau pun 10 tahun lebih.
 


Dan telinga tidak pernah tidur, ketika engkau sedang tidur maka semua organ tubuhmu tidur atau istirahat, kecuali telinga. Jika terdengar suara disampingmu maka spontan engkau akan terbangun. Akan tetapi, jika fungsi telinga terhenti, maka hiruk-pikuk aktivitas manusia di siang hari dan semua bunyi yang ada tidak akan membangunkan tidur kita, sebab alat pendengarannya (penerima bunyi) yaitu telinga tidak bisa menerima sinyal ini. Dan telinga pulalah yang merupakan alat pendengar panggilan penyeru pada hari qiamat kelak ketika terompet dibunyikan.
 

Dan mata membutuhkan cahaya untuk bisa melihat, sedangkan telinga tidak memerlukan hal lain. Maka, jika dunia dalam keadaan gelap, maka mata tidak bisa melihat, walaupun mata anda tidak rusak. Akan tetapi telinga bisa mendengar apapun, baik siang maupun malam; dalam gelap maupun terang benderang. Maka telinga tidak pernah tidur dan tiak pernah berhenti berfungsi. ( 04 sept 2003M. )Subhanallah,,sungguh sangat benar sekali dan kebenaran al qur'an,sebagai pedoman hidup didunia ini untuk menuju negeri yang kekal abadi,,demikianlah semoga bermamfaat,tidak bosan-bosan saya sampaikan kepada sahabat muslim,karena cuma ini yang bisa saya lakukan,wassalam