Showing posts with label Hadist Shahih Rasulullah. Show all posts
Showing posts with label Hadist Shahih Rasulullah. Show all posts

Wednesday, October 5, 2016

Manfaat Tidur Mengikut Sunnah Rasulullah, Tidur Di Atas Rusuk Kanan,,,

Bukan sekadar postur berdiri atau duduk sahaja yg penting, waktu tidur kita juga harus mempunyai posisi yg baik dan betul.


Satu di antara posisi tidur yg benar iaitu dengan menghadap ke kanan.

Terdapat banyak hujah waktu tidur kita mesti menghadap ke kanan.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/10/manfaat-tidur-mengikut-sunnah.html

1. Mengurangkan beban jantung
Posisi jantung manusia lebih cenderung jika ada di kiri.
Dengan tidur menghadap ke kanan, hal tersebut bakal mengurangkan beban jantung dan organ badan lain.
Namun, jika kita tidur di posisi menghadap kiri, jantung bakal menerima aliran darah yg berlebihan.
Denyut jantung juga jadi lebih cepat, walau sebenarnya jantung perlu rehat waktu kita tidur.

2. Merehatkan otak kiri
Hujah waktu tidur kita mesti menghadap kanan adalah utk merehatkan otak kiri.
Mengapa cuma merehatkan otak samping kiri saja? Kerana otak kiri punya manfaat utk membantu organ-organ di bahagian kanan utk bekerja dengan baik.
Contohnya utk makan, mengingati sesuatu perkara, serta hal lain yg menguasai memakai organ badan kanan.
Dengan posisi tidur menghadap kanan, kerja otak kiri juga semakin lebih santai utk membantu kerja organ badan kanan.

3. Melindungi paru-paru
Paru-paru kiri manusia lebih kecil ketimbang paru-paru kanan.
Oleh kerana itu, dengan posisi tidur kita menghadap ke kanan, jantung tidak akan membebani paru-paru kanan.
Sebaliknya, bila tidur ke kiri, jantung bakal menerpa paru-paru yg mempunyai ukuran kecil.
Tentunya, lebih tak baik untuk kesihatan kita.
Selepas mengetahui hujah waktu tidur kita mesti menghadap ke kanan, Seperti yg disarankan Rasulullah SAW.
Adab Tidur dalam Islam serta Faedahnya

Di dalam Islam tidak ada satu aktiviti pun yg tidak dinyatakan,ia hanya utk kebaikan manusia supaya kita dapat jadi manusia baik dengan cara jasmani serta rohani yg mempunyai tujuan utk menggerakkan manfaatnya sebagai khalifah di dunia serta melakukan pekerjaan di dunia utk melaksanakan ibadah pada Allah SWT.Seandainya manusia itu tak sihat kerana tidurnya tidak teratur, jadi ibadahnya juga akan tidak dapat dikerjakan dengan cara maksimum.

Adab tidur dalam Islam itu salah satunya :

1. Tidak tidur lewat malam selepas solat Isyak
Terkecuali dalam keadaan darurat seperti utk mengulangkaji (muroja’ah) ilmu pengetahuan atau ada tamu atau menemani keluarga, seperti yg diriwayatkan oleh Abu Barzah radhiyallahu ‘anhu.

“Bahawasanya Rasulullah sallallahu ‘allaihi wasallam membenci tidur malam sebelumnya (solat Isyak) serta berbincang-bincang (yg tidak berguna) sesudahnya, ” Hadith Kisah Al-Bukhari No. 568 serta Muslim No. 647 (235).

2. Sebaiknya tidur dalam keadaan telah berwuduk
Seperti Hadith : “Apabila engkau akan mendatangi pembaringan (tidur), jadi sebaiknya berwuduk terlebih dulu seperti wudukmu utk lakukan solat, ” (HR. Al-Bukhari No. 247 serta Muslim No. 2710).

3. Sebaiknya mengutamakan posisi tidur menghadap kanan
Tidur dengan posisi rusuk kanan sebagai tumpuan serta berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa jika sesudahnya beralih posisinya di atas segi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan). Hal semacam ini berdasarkan pada sabda Rasulullah :

“Berbaringlah diatas rusuk samping kananmu, ” (HR. Al-Bukhari no. 247 serta Muslim no. 2710).

“Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam jika tidur menempatkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya, ” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 serta Ibnu Hibban No. 2350).

4. Tidak dibenarkan terdedah dengan posisi perut sebagai tumpuannya baik saat tidur malam mahupun tidur siang
“Sesungguhnya (posisi tidur terdedah) itu iaitu posisi tidur yg dimurkai Allah Azza Wa Jalla, ” (HR. Abu Dawud dengan sanad yg sahih).

5. Membaca ayat-ayat Al-Quran, diantaranya :
a. Membaca ayat kursi
b. Membaca dua ayat paling akhir dari surat Al-Baqarah
c. Mencantumkan dua tapak tangan lalu ditiup serta dibacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq serta An-Naas lalu dengan dua tapak tangan memegang dua bahagian badan yg boleh dipegang dengannya dari kepala, muka, serta badan bahagian depan.Ulangi sebanyak 3 kali. Hal ini dinyatakan dalam Hadith Kisah. Al-Bukhari dalam Fathul Bari XI/277 No. 4439, 5016 (cet. Daar Abi Hayan) Muslim No. 2192, Abu Dawud No. 3902, At-Tirmidzi.

6. Sebaiknya mengakhiri pelbagai doa tidur dengan doa tersebut :
“Bismikarabbii wa dho’tu jambii wa bika arfa’uhu in amsakta nafsii farhamhaa wa in arsaltahaa fahfazhhaa bimaa tahfazha bihi ‘ibaadakasshaalihiin. ”

“Dengan Nama-Mu,ya Rabb-ku,aku menempatkan lambungku.Serta dengan nama-Mu juga aku bangun daripadanya.Jika Engkau menahan rohku (mati),jadi berilah rahmat kepadanya.Namun jika Engkau melepaskannya, jadi peliharalah, seperti Engkau pelihara hamba-hamba-Mu yg soleh, ” (HR. Al-Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, Abu Dawud No. 5050 serta At-Tirmidzi No. 3401).

7. Disunnahkan jika akan membalikkan badan (dari satu segi ke segi yg lain) saat tidur malam utk mengatakan doa :

“laa ilaha illallahu waahidulqahhaaru rabbussamaawaati wal ardhi wa maa baynahumaa ‘aziizulghaffaru. ”
Baca Juga:Inilah Profil Pahlawan Syi'ah
“Tidak ada Illah yg mempunyai hak diibadahi terkecuali Allah yg Maha Esa,Maha Perkasa,Rabb yg kuasai langit serta bumi dan apa yg ada di antara keduanya,Yg Maha Mulia lagi Maha Pengampun, ” (HR. Al-Hakim I/540 disetujui serta disahihkan oleh Imam adz-Dzahabi). 

Friday, September 16, 2016

حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير


Setiap manusia di dunia ini tidak akan terlepas dari ujian dan cobaan dalam menjalani hidup ini.Ada tangis.tawa,sedih,bahagia,sakit,kekurangan.Semua itu adalah bentuk cobaan dan ujian yg Allah berikan agar manusia itu dapat mengambil hikmah karena hanya kepadaNYA kita berserah diri.Kita jadi mengetahui bahwa kita adalah hamba yg lemah dan tidak memiliki daya atau upaya kecuali hanya dari Allah semata, maka bertawakallah hanya kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, serta kembali kepada-Nya karena Allah Maha Mampu dalam segala hal.Manusia hanya bisa berdo'a dan berusaha dalam menghadapinya.
Jika demikian halnya,maka kalimat hasbalah merupakan salah satu ucapan terbaik bagi yg senantiasa mengharapkan pertolongan-Nya.Kalimat hasbalah berbunyi Hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'mal nashir (cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung).
حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير
“Cukuplah Allah menjadi Penolong bagi kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/09/blog-post.html


Bacaan hasbalah itu pula yg diucapkan oleh Rasulullah Sallallhu 'alaihi Wasallam ketika sedang kesulitan akibat pengepungan selama beberapa minggu oleh pasukan Ahzab dalam perang Khandaq di Kota Madinah.Dengan bacaan tersebut,Rasulullah dan umat Islam pun keluar sebagai pemenang.

Al -Qur'an mengabadikan peristiwa tersebut dalam firman Allah :

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَد�' جَمَعُوا لَكُم�' فَاخ�'شَو�'هُم�' فَزَادَهُم�' إِيمَانًا وَقَالُوا حَس�'بُنَا اللَّهُ وَنِع�'مَ ال�'وَكِيلُ
" (Yaitu) orang-orang (yg menta'ati Allah dan Rasul) yg kepada mereka ada orang-orang yg mengatakan :"Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu,karena itu takutlah kepada mereka",maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab:" Hasbunallah Wani'mal-Wakîl ",Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung ". (QS. Ali-Imran 3 : 173)

وَإِن�' تَوَلَّو�'ا فَاع�'لَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَو�'لَاكُم�' نِع�'مَ ال�'مَو�'لَى وَنِع�'مَ النَّصِيرُ (سورة الأنفال
" Dan jika mereka berpaling,Maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu.Dia adalah Sebaik-baik pelindung dan Sebaik-baik penolong."(QS. Al-Anfal : 40).
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آَمَنُوا يُخ�'رِجُهُم�' مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ
" Allah pelindung orang-orang yg beriman Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). " (QS. Al-Baqarah : 257)
وَاغ�'فِر�' لَنَا وَار�'حَم�'نَا أَن�'تَ مَو�'لَانَا فَان�'صُر�'نَا عَلَى ال�'قَو�'مِ ال�'كَافِرِينَ
" Ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami,Maka tolonglah Kami terhadap kaum yg kafir. " (QS. Al-Baqarah : 286)

قُل�' لَن�' يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَو�'لَانَا وَعَلَى اللَّهِ فَل�'يَتَوَكَّلِ ال�'مُؤ�'مِنُونَ
" Katakanlah :"Sekali-kali tidak akan menimpa Kami melainkan apa yg telah ditetapkan Allah untuk kami.Dialah pelindung Kami,dan hanya kepada Allah orang-orang yg beriman harus bertawakal. " (QS. At-Taubah : 51)
وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ هُوَ اج�'تَبَاكُم�' وَمَا جَعَلَ عَلَي�'كُم�' فِي الدِّينِ مِن�' حَرَجٍ مِلَّةَ أَبِيكُم�' إِب�'رَاهِيمَ هُوَ سَمَّاكُمُ ال�'مُس�'لِمِينَ مِن�' قَب�'لُ وَفِي هَذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَي�'كُم�' وَتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاع�'تَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَو�'لَاكُم�' فَنِع�'مَ ال�'مَو�'لَى وَنِع�'مَ النَّصِيرُ
" Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yg sebenar-benarnya.Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim.Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu,dan (begitu pula) dalam (Al-Qur'an) ini,supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atau segenap manusia, maka dirikanlah shalat,tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah.Dia adalah Pelindungmu,maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong ".(QS. Al-Hajj 22 : 78)

أَمِ اتَّخَذُوا مِن�' دُونِهِ أَو�'لِيَاءَ فَاللَّهُ هُوَ ال�'وَلِيُّ وَهُوَ يُح�'يِي ال�'مَو�'تَى وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَي�'ءٍ قَدِيرٌ
" Atau patutkah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Allah? Maka Allah,Dialah pelindung (yg sebenarnya) dan Dia menghidupkan orang- orang yg mati,dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu."(QS. Asy-Syura : 9)

Hadits Rasulullah :
Syahdan,tatkala Nabi Ibrahim AS dilemparkan dalam lautan api oleh para pengikut Raja Namrud bin Kan'an,ia mengucapkan Hasbunallah wa ni'mal wakil,dan api pun tiba-tiba menjadi dingin.Ini diberitakan oleh Rasulullah Sallallhu 'alaihi Wasallam,''Akhir kalimat yg diucapkan oleh Ibrahim ketika dicampakkan ke dalam api ialah hasbunallah wani'mal wakil. '' (HR Bukhari).
Baca Juga:Kumpulan Hadits Tentang Cobaan Hidup
Sejarah telah memberitakan kekuatan hasbalah yg diucapkan oleh para nabi dan orang-orang saleh,ketika mereka menghadapi cobaan besar ataupun fitnah yg berat. Kekuatannya melebihi kekuatan apa pun di dunia ini,serta menegaskan semangat tauhid pada diri orang yg mengucapkan.Yaitu bahwa hanya kepada Allah sajalah ia berserah diri,dan bahwa semua makhluk di sisi-Nya adalah lemah.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam,

اللَّهُمَّ آتِ نَف�'سِى تَق�'وَاهَا وَزَكِّهَا أَن�'تَ خَي�'رُ مَن�' زَكَّاهَا أَن�'تَ وَلِيُّهَا وَمَو�'لاَهَا
" Ya Allah,berilah jiwa ini ketakwaannya, bersihkanlah dia,Engkau adalah sebaik-baik yg membersihkannya.Engkaulah wali dan maula (pelindung)-nya." (HR. Muslim, no. 7081) 

Tuesday, July 19, 2016

Inilah Keutamaan Umrah Yang Perlu Anda Ketahui

Setiap orang pasti merindukan tanah suci,apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah.Di tempat tersebut ada dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu umrah dan haji.Untuk umrah sendiri bisa dilakukan setiap saat.Sedangkan haji hanya khusus di bulan haji,bulan Dzulhijjah.

Umrah sendiri memiliki beberapa keutamaan.


1.Umrah adalah jihad sebagaimana ibadah haji.

‘Aisyah berkata,

قُل�'تُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَم�' عَلَي�'هِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ ال�'حَجُّ وَال�'عُم�'رَةُ ».

“Wahai Rasulullah,apakah wanita juga wajib berjihad?”Beliau shallallahu‘alaihi wa sallam menjawab,“Iya.Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya,yaitu dengan haji dan ‘umrah. ” (HR. Ibnu Majah no. 2901,hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).


2. Menghapus dosa di antara dua umrah.

Dari Abu Hurairah,ia berkata,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ال�'عُم�'رَةُ إِلَى ال�'عُم�'رَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَي�'نَهُمَا ، وَال�'حَجُّ ال�'مَب�'رُورُ لَي�'سَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ ال�'جَنَّةُ

“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya,itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya.Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.”(HR.Bukhari no.1773 dan Muslim no.1349)

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/07/inilah-keutamaan-umrah-yang-perlu-anda.html


3. Umrah menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.

Dari Abdullah,Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَي�'نَ ال�'حَجِّ وَال�'عُم�'رَةِ فَإِنَّهُمَا يَن�'فِيَانِ ال�'فَق�'رَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَن�'فِى ال�'كِيرُ خَبَثَ ال�'حَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَال�'فِضَّةِ وَلَي�'سَ لِل�'حَجَّةِ ال�'مَب�'رُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ ال�'جَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah kepada haji,karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi,emas,dan perak.Sementara tidak ada pahala bagi haji yg mabrur kecuali surga.”(HR.An Nasai no. 2631,Tirmidzi no.810,Ahmad 1/387.Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

Ibadah mulia ini pun dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat baik tatkala beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup atau pun ketika sudah tiada.Ini pun menunjukkan kemuliaan ibadah tersebut .

Semoga Allah mudahkan kita melakukan ibadah yang mulia ini.Wallahu waliyyut taufiq.

Referensi : Shahih Fiqh Sunnah,Abu Malik,terbitan Maktabah Taufiqiyah, 2/276. 

Tuesday, May 31, 2016

Inilah 11 Hal-hal Yang Dibolehkan Ketika Puasa


1. Gosok gigi di siang hari ketika puasa.

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu,bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Andaikan tidak memberatkan umatku,niscaya aku perintahkan mereka untuk gosok gigi setiap wudlu.” (HR. Al Bukhari)

Imam Bukhari menyebutkan dalam shahihnya :
Dulu Ibn Umar ber-gosok gigi di pagi hari maupun sore hari.(HR. Al Bukhari secara muallaq)

Catatan : bolehkah memakai pasta gigi

Syaikh Ibn Baz pernah ditanya tentang hukum menggunakan pasta gigi.Beliau menjawab :“Tidak masalah,selama dijaga agar tidak tertelan sedikitpun.”(Fatwa Syaikh Ibn Baz, 4/247)

2. Keramas untuk mendinginkan badan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyiramkan air ke atas kepala Beliau ketika sedang puasa,karena kehausan atau terlalu panas.(HR.Ahmad,Abu Daud dengan sanad bersambung dan shahih)

Ibn Umar radliallahu ‘anhuma pernah membasahi pakaiannya dan beliau letakkan di atas kepalanya ketika sedang puasa.(Riwayat Al Bukhari secara muallaq)

Semakna dengan hadis ini adalah orang yg berenang atau berendam di air ketika puasa.

3. Bercelak dan menggunakan tetes mata.

Al Bukhari menyatakan dalam shahihnya :
Anas bin Malik,Hasan Al Bashri,dan Ibrahim berpendapat bolehnya menggunakan celak.(Shahih Bukhari,bab Bolehnya orang yang berpuasa mandi)

4. Suntikan selain infus.

Syaikhul Islam Ibn Taimiyah berpendapat bahwa hal itu tidak membatalkan puasa.(Majmu’ Al Fatawa,25/234).Karena pada asalnya,suatu perbuatan itu tidak membatalkan puasa kecuali jika ada dalilnya.Dan tidak diketahui adanya dalil tentang menggunakan suntikan.Maka barangsiapa melarang atau membencinya maka wajib mendatangkan dalil.Karena haram dan makruh adalah hukum syariat yg tidak bisa ditetapkan kecuali berdasarkan dalil.Allahu A’lam

5. Mencicipi makanan.

Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma mengatakan :
Orang yg puasa boleh mencicipi cuka atau makanan lainnya selama tidak masuk ke kerongkongannya.(HR.Al Bukhari secara muallaq)

6.Mengambil darah untuk tujuan analisis atau donor darah,jika tidak dikhawatirkan melemahkan badan.

Dibolehkan mengambil darah untuk tujuan analisis atau donor,jika tidak dikhawatirkan membuat badan lemah.Jika pendonor khawatir lemas maka sebaiknya tidak donor siang hari, kecuali karena darurat.

Dari Tsabit Al Bunani,dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu,bahwa beliau ditanya :
Apakah kalian dulu membenci bekam ketika puasa Anas menjawab:Tidak,kecuali jika menyebabkan lemah.(HR. Al Bukhari)

Hukum dalam masalah ini sama dengan hukum berbekam.Dan terdapat riwayat yg shahih bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam.(HR. Al Bukhari)



7. Berbekam.

Dulu,berbekam salah satu pembatal puasa kemudian hukum dihapus,berdasarkan riwayat dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma,

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam ketika sedang berpuasa.(HR. Al Bukhari dan Abu Daud)

8. Berkumur dan menghirup air ketika wudlu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan berkumur dan menghirup air ke dalam hidung ketika wudlu,hanya saja beliau melarang untuk menghirup terlalu keras ketika puasa.Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Bersungguh-sungguhlah dalam menghirup air ke dalam hidung,kecuali jika kalian sedang berpuasa.”(HR.Pemilik kitab sunan dengan sanad shahih)

Hadis ini menunjukkan bahwa berkumur juga disyariatkan ketika berpuasa.

9. Mencium dan bercumbu dengan istri.

Dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha,beliau mengatakan :
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mencium dan bercumbu dengan istrinya ketika puasa,namun beliau adalah orang yg paling kuat menahan nafsunya.(HR.Al Bukhari dan Muslim)

Dari Umar bin Khathab radliallahu ‘anhu,beliau mengatakan :
Suatu hari nafsuku bergejolak maka aku-pun mencium (istriku) padahal aku puasa, kemudian aku mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.Aku berkata:Aku telah melakukan perbuatan yg berbahaya pada hari ini,aku mencium sedangkan aku puasa.Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Apa pendapatmu kalau kamu berkumur dengan air padahal kamu puasa”Aku jawab : Boleh.Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Lalu kenapa mencium bisa membatalkan puasa” (HR.Ahmad dan dishahihkan Syu’aib Al Arnauth)

Dalam hadis Umar di atas,Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meng-qiyaskan (analogi) antara bercumbu dengan berkumur.Keduanya sama-sama rentan dengan pembatal puasa.Ketika berkumur,orang sangat dekat dengan menelan air.Namun selama dia tidak menelan air maka puasanya tidak batal.Sama halnya dengan bercumbu.Suami sangat dekat dengan keluarnya mani.Namun selama tidak keluar mani maka tidak batal puasanya.

10. Masuk waktu subuh dalam kondisi jun0b (belum mandi).

Dari ‘Aisyah dan Ummu Salamah radliallahu ‘anhuma,
Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk waktu subuh dalam keadaan junu6 (belum mandi) karena berhubungan suami istri,kemudian beliau mandi dan berpuasa.(HR. Al Bukhari dan Muslim).
Baca Juga:Inilah Hal-hal Yang Sangat Rasulullah Sukai

11. Menggunakan minyak wangi dan minyak rambut.

Bau harum merupakan satu hal disukai dalam islam,lebih-lebih ketika hari jum’at,berdasarkan hadis terkait jum’atan :

“…hendaknya dia menggunakan minyak wangi istrinya dan memakai minyak rambut. ”

Ibn Mas’ud radliallahu ‘anhu mengatakan :
“Jika kalian berpuasa maka hendaknya masuk waktu subuh dalam keadaan meminyaki dan menyisir rambutnya.”(Riwayat Al Bukhari tanpa sanad).Ibnu mas’ud juga mengatakan :

“Ketika masuk pagi,gunakanlah minyak rambut pada saat puasa.”(HR.At Thabrani dan perawinya perawi shahih)
Allahu a’lam.

Friday, April 29, 2016

Cara Mengatasi Dilema dan Galau

Assalammualaikum sahabat semuanya,semua orang pernah ngalamin yang namanya GALAU? Antara Dilema dan Galau? Kayanya lagi jadi trending topic ya di beberapa sosial media,Sebenarnya apa sih arti kata galau? Menurut Kamus Bahasa Indonesia,galau berarti keadaan pikiran yang tak keruan.Pikiran tak keruan,tentu hati pun tak tenang.Hati yang tak tenang, resah,gelisah tentu bukanlah hati yg sehat.

Nah, yang kayak gini juga pernah menghinggapi shahabat Rasulullah yang bernama Abu Umamah. Abu Umamah duduk dengan air muka yang lesu di dalam masjid,padahal ketika itu biasanya seluruh penduduk Madinah sedang berada dalam kesibukan,baik bertani,berdagang,maupun mengurus keperluan rumah tangga.Rasulullah kemudian bertanya ada apakah gerangan dengan shahabat tersebut.Abu Umamah kemudian mengatakan pada Rasulullah bahwa ia dalam keadaan yang sangat berat, gelisah, juga terlilit hutang.


Rasulullah SAW kemudian mendekati shahabatnya tersebut dan berkata,“Bukankah aku telah mengajarkanmu sebuah ucapan yang bila kamu mengucapkannya maka Allah akan menghilangkan kesedihan dan melunaskan hutangmu? ”
Mau tahu, apa yg pernah diajarkan Rasulullah kepada shahabatnya?Nah,inget-inget ya Sobat.Jangan lupa kayak shahabat Rasul yang satu ini.Nah,ini dia nih doa yang pernah diajarkan Rasulullah SAW, “Ya Allah,sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kesusahan,berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan ketakutan,dan berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan tekanan orang” (HR Abu Daud).
Doa ini diajarkan Rasulullah untuk diucapkan setiap pagi dan petang.Hasilnya… beberapa waktu kemudian,Abu Umamah telah kembali terlihat cerah-ceria dan mengaku bahwa semua kesulitannya telah hilang.
... Doa ini adalah jembatan perlindungan dari rasa malas dan kejenuhan,agar segala urusan kita dimudahkan dan terhindar dari segala bentuk bencana...

Selain itu, yuk kita coba buka Al Qur’an kita… : D simak beberapa ayat berikut :
“Barang siapa yg bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar…” (Q. S at Thalaq 65 : 2)
“ Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar… (Q. S Al Baqarah2 : 155).
“Dan bersabarlah,sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan. ” (Q. S Hud11 : 115)
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. ” (Q. S Al Insyirah 94 : 5-6)
“…Dan barangsiapa yg bertawakal kepada Allah,niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu. ” (Q. S at Thalaq 65 : 3)
Takwa, sabar, dan tawakal adalah obat galau.Yakinlah bahwa kesulitan tak pernah berdiri sendiri, selalu ada solusi, bahkan mungkin ada banyak solusi!Tak usah galau,tak perlu meratap,karena di balik setiap kejadian selalu bertabur hikmah.
Kembalikan semua urusankepada Allah. Bukankah Allah adalah Al Wakil (Yang mengurus hamba-Nya)? Sungguh, Allah tak pernah meninggalkan kita, tak pernah menutup pintu rizki untuk hamba-hamba-Nya… Bukankah Allah adalah As Shamad (tempat bergantung segala sesuatu)? Bersandarlah pada Allah, mohonkan segalanya hanya kepada Allah.
Ridhalah dengan segala kehendak dan ketetapan-Nya,karena boleh jadi kita tidak menyukai sesuatu padahal itu baik untuk kita.Yang kita inginkan belum semestinya yang terbaik untuk kita.Sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya,sedangkan pengetahuan kita tentang hakikat baik sangatlah terbatas.
Baca Juga:
Keutamaan Ayatul Kursi,Keistimewaan Manfaat Dan Khasiatnya
Subhanallah… Betapa obat galau bertaburan dalam Al Qur’an.Tapi sayangnya,Al Qur’an seringkali kita lupakan.kita lebih memilih internetan daripada membuka Al Qur’an.Ditambah lagi semua provider sangat gencar berpromosi dengan slogan anti galau,bebas galau,ditambah gratis social network, dan serba gratis lainnya. Ahh.. kita pun semakin asik internetan,sementara Al Qur’an kian terpinggirkan…
Andaikan Rasulullah masih hidup,dapat dibayangkan betapa sedih dan pedihnya hati Rasulullah melihat keadaan umat islam sekarang ini…Umatnya yang jauh dari Al Qur’an,mengabaikan Al Qur’an…
”Dan Rasul berkata, ”Ya Tuhanku,sesungguhnya kaumku telah menjadikan AlQur’an ini diabaikan. ” (Q. S Al Furqan 25 : 30)

Adakah kita meluangkan waktu kita untuk Al Qur’an? Adakah kita menghiasi hari-hari kita dengan Al Qur’an?Adakah kita mencari solusi drama kehidupan kita dalam Al Qur'an? Karena sungguh, obat segala penyakit hati ada dalam Al Qur’an.
“Wahai manusia!Sungguh,telah datang kepadamu pelajaran Al Qur’an dari Tuhanmu,penyembuh penyakit yang ada dalam dada,dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. ” (Q. S Yunus10 : 57)

Semoga sobat dakwah bebas dari penyakit dilemma dan galau yaa, Nice try : D

Thursday, April 21, 2016

Rasulullah Pernah Kesiangan Shalat Shubuh! Inilah yang Baginda Lakukan

Diriwayatkan dari Abu Qatadah r. a,yang berkata : Pada suatu malam kami menempuh perjalanan bersama Nabi s. a. w, sebagian orang mengatakan : “Ya Rasulullah! Sebaiknya kita beristirahat menjelang pagi ini. ”

Rasulullah SAW bersabda :“Aku khawatir kalian tidur nyenyak sehingga melewatkan shalat subuh. ”

Kata Bilal :“Saya akan membangunkan kalian. ”

Mereka semua akhirnya tidur,sementara Bilal menyandarkan punggungnya pada hewan tunggangannya,namun Bilal akhirnya tertidur juga.

Nabi SAW bangun ketika busur tepian matahari sudah muncul.Kata Nabi SAW : “Hai Bilal! Mana bukti ucapanmu? ”

Bilal menjawab :“Saya tidak pernah tidur sepulas malam ini. ”

Rasulullah SAW bersabda :“Sesungguhnya Allah mengambil nyawamu kapanpun Dia mau dan mengembalikannya kapanpun Dia mau.Hai Bilal! bangunlah dan suarakan azan. ”

Rasulullah SAW berwudhu,setelah matahari agak meninggi sedikit dan bersinar putih,Rasulullah SAW berdiri untuk melaksanakan shalat.(Hadits Shahih Imam Bukhari, nomor 595)

Siapa Yang Lupa Tidak Shalat,Segera Laksanakan Ketika Ingat.



Diriwayatkan dari Anas bin Malik r. a,bahwa Nabi s. a. w pernah bersabda : “Siapa yang lupa untuk melaksanakan shalat, maka laksanakanlah ketika ingat, tanpa kaffarah denda atas lupanya itu kecuali dengan mengerjakan shalat tersebut.”Kemudian Rasulullah s. a. w membaca ayat (yang artinya) :“…dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (Al-Qur’an surat Thaahaa, ayat 14). (Hadits Shahih Bukhari, nomor 597)

Rasulullah SAW Pernah Shalat Ashar Pada Waktu Maghrib

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r. a,bahwa pada saat perang Khandaq, Umar bin Khattab datang setelah matahari terbenam.Umar mencaci-maki orang-orang kafir Quraisy.

Kata Umar :“Ya Rasulullah! Saya hampir saja tidak melaksanakan shalat Asar sampai matahari hampir terbenam. ”

Nabi SAW bersabda :“Demi Allah! Aku belum melaksanakan shalat Asar. ”

Kata Jabir :“Kami pergi ke Buthhan,kemudian Nabi SAW berwudhu buat shalat dan kami pun berwudhu,lalu Nabi SAW melaksanakan shalat Asar setelah matahari terbenam,setelah itu beliau melaksanakan shalat Maghrib,” (Hadits Shahih Bukhari, nomor 596).

Baca Juga:4 Mutiara Yang Ada Dalam Diri Manusia

Sumber : islampos

Saturday, February 20, 2016

Hukum Memelihara Anjing dan Hikmah Mengapa Daging Anjing Diharamkan

Setiap yang Allah perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah atasnya.Jika Allah mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya,jika Allah menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini.Kali ini,kita akan membahas mengapa daging anjing diharamkan?adakah sebab ilmiah yang dapat kita ketahui?

Maka Berikut ini penjelasannya.

Prof. Thabârah dalam kitab Rûh ad-Dîn al-Islâmi menyatakan,“Di antara hukum Islam bagi perlindungan badan adalah penetapan najisnya anjing. Ini adalah mu’jizat ilmiyah yang dimiliki Islam yang mendahului kedokteran modern.Kedokteran modern menetapkan bahwa anjing menyebarkan banyak penyakit kepada manusia,karena anjing mengandung cacing pita yg menularkannya kepada manusia dan menjadi sebab manusia terjangkit penyakit g berbahaya,bisa sampai mematikan.Sudah ditetapkan bahwa seluruh anjing tidak lepas dari cacing pita sehingga wajib menjauhkannya dari semua yg berhubungan dengan makanan dan minuman manusia.Taudhîhul-Ahkam, Syaikh Ali Bassâm,1/137.

http://sunnahsunni.blogspot.com/2016/02/hukum-memelihara-anjing-dan-hikmah.html

Benarlah sabda Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.


إِذَا وَلَغَ ال�'كَل�'بُ فِي إِنَاءِ أَحَدِ كُم فَل�'يُرِق�'هُ ثُمَّ لِيَغ�'سِل�'هُ سَب�'عَ مِرَارٍ

Bila seekor anjing minum dari wadah milik kalian,maka tumpahkanlah,lalu cucilah 7 kali. HR al-Bukhâri no 418, Muslim no. 422.

Dalam riwayat lain :

طَهُرو�'رُ إِنَاَءِ أَحَدِكُم�' إذَا وَلَغَ فِي�'هِ ال�'كَل�'بُ أَن�' يَغ�'سِلَهُ سَب�'عَ مَرَّاتٍ اُو�'لاَهُنَّ بِالتُّرَابِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ” Sucinya bejana kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali,salah satunya dengan tanah” HR Muslim no. 420 dan Ahmad 2/427

مَنِ اق�'تَنَى كَمبًا إِلاَّ كَل�'بَ مَا شِيَةٍ أَو�' كَل�'بَ صَي�'دٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِ كُلَّ يَو�'مِ قِي�'رَاطُ

Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qirâth (satu qirâth adalah sebesar gunung Uhud). ”HR. Muslim no. 2941.

Juga sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَيُّمَا أَهلِ دَارٍ اتَّخَذُواكَل�'بُا إِلاَّ كَل�'ب مَا شِيَةٍ أَو�' كَلبَ صَا ئِدٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِم�' كُلَّ يَو�'مٍ قِي�'رَاطَانِ

Penghuni rumah mana saja yang memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak atau anjing untuk berburu,maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qirâth. HR. Muslim no. 2945.

Demikian juga Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

مَن�' أَم�'سَكَ كَل�'بًا فَإِنَّهُ يَن�'قُصُ كُلَّ يَو�'مٍ مِن�' عَمَلِهِ قِي�'رَاطُ إِلاَّ كَل�'بَ حَر�'ثٍ اَو�' مَا شِيَةٍ

Barangsiapa memelihara anjing, maka amalan shalehnya akan berkurang setiap harinya sebesar satu qirâth,selain anjing untuk menjaga tanaman atau hewan ternak.HR Muslim no. 2949.

Dari Abu Mas’ûd Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata :

أَنَّ رَسُو لَاللَّهِ صَلَى اللَّهُ عَلَي�'هِ وَسَلَم نَهَى عَن�' ثَمَنِ ال�'كَل�'بِ وَمَه�'رِ ال�'بَغِيِّ وَحُلوَانِ ال�'كَا هِنِ

Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang hasil penjualan anjing, mahar (hasil) pelacur, dan upah dukun. Diriwayatkan oleh Imam,Ahmad 4/118-119, 120, al-Bukhâri 7/28 dan Muslim no. 1567.

Hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yg berbunyi,bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :

كُلُّ ذِينَابٍ مِن�' السِّبَاعِ فَأَك�'لُهُ حَرَامُ

Semua yg memiliki gigi taring dari hewan buas maka memakannya haram.HR Muslim 1933

Meskipun demikian, bukan berarti apa yg Allah ciptakan adalah sia-sia atau tidak ada manfaatnya.Karena Allah menciptakan alam semesta ini dengan tujuan yang haq (benar),dan Allah hendak menguji dari hamba-hambaNya siapa yg terbaik perbuatannya,dan Allah menguji siapa yang benar-benar beriman dan siapa yang masih bebrapa ragu.

Lalu apa manfaat anjing? binatang yg satu ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga hewan ternak atau juga bisa dijadikan hewan pemburu.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنِ اق�'تَنَى كَل�'بًا إِلاَّ كَل�'بَ مَاشِيَةٍ أَو�' كَل�'بَ صَي�'دٍ نَقَصَ مِن�' عَمَلِهِ كُلَّ يَو�'مٍ قِيرَاطٌ

“Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu,maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).”HR.Muslim.‘Abdullah mengatakan bahwa Abu Hurairah juga mengatakan,“Atau anjing untuk menjaga tanaman. “

Baca Juga:15 Pertanyaan orang Kafir Yang Persoalkan Kebenaran Islam

Jadi anjing dapat dimanfaatkan untuk menjaga binatang ternak dan khusus untuk berburu setelah dilatih terlebih dahulu.“Jika kamu melepas anjingmu,maka sebutlah asma’Allah atasnya (Bissmillah),maka jika anjing itu menangkap untuk kamu dan kamu dapati dia masih hidup,maka sembelihlah. ”